4 Langkah Menciptakan Blue Ocean Company

Blueocean4

Menjadi blue ocean company merupakan dambaan bagi setiap perusahaan. Dia bisa berenang-renang sesuka hati di lautan yang biru tenang dan damai. Sementara perusahaan lainnya harus berdarah-darah karena harus berenang di lautan merah. Namun mendapatkan blue ocean tidak mudah dan situasi blue ocean tidaklah abadi, karena pesaing akan segera masuk ke lautan biru tersebut dan segera berubah menjadi merah. Go-jek pernah menciptakan blue ocean di ojek online. Namun saat ini ojek online bukan lagi blue ocean. Pesaing-pesaing besar sudah masuk dan sebentar lagi ojek online akan menjadi pasar yang berdarah-darah dan memakan korban. 

Blue Ocean Strategy pada dasarnya adalah upaya perusahaan untuk menciptakan pasar baru melalui produk yang memiliki nilai tambah baru bagi customer. Kompetisi yang terjadi menjadi tidak relevan saat itu, karena tercipta ceruk pasar baru.

Blue Ocean Strategy (BOS) sangat kental dengan strategi diferensiasi karena ini terkait dengan kejelian perusahaan membidik pasar baru (niche market) yang tadinya belum ada. Mereka menciptakan pasar baru dengan melihat kecenderungan kebutuhan yang ada di pasar.

Salah satu kunci utama keberhasilan BOS adalah timing ketika masuk pasar. Mereka membidik early adopter, dan banyak perusahaan bidang teknologi yang berhasil dalam membidik pasar baru ini.

Dalam BOS ada 4 langkah yang dilakukan untuk menciptakan pasar baru yaitu Mengeliminasi, Mengurangi, Meningkatkan, dan Menciptakan.

Mari kita bahas satu persatu dengan contoh kasus Go-Jek.

Pertama, Mengeliminasi. Di sini Go-jek telah menghilangkan proses negosiasi tarif yang lekat dengan image ojek dengan menetapkan tarif standar. Ini adalah faktor krusial yang membedakan Go-jek dengan Ojek Pangkalan. Permasalahan negosiasi tarif ini yang menyebabkan penumpang il-feel.

Kedua, Mengurangi. Go-jek berusaha mengurangi waktu tunggu tokang ojeknya di pangkalan fisik, dan memindahkannya menjadi tempat tunggu di aplikasi.

Ketiga, Meningkatkan. Go-jek meningkatkan radius layanan tukang ojek yang biasanya sekitara pangkalannya, menjadi lebih luas berkat aplikasi yang diciptakannya.

Keempat. Menciptakan. Go-Jek membuat aplikasi yang responsif dan user friendly sehingga pengguna merasa sangat dimudahkan untuk menggunakan Go-Jek. Selailn itu juga seragam dan tagline yang menarik sehingga brand awareness Go-jek cepat menancap dengan kuat.

Dengan empat langkah tersebut, Go-jek telah menjadi raja sebentar di kancah per-ojekonline-an. Sayangnya, situasi itu tidak abadi. Saat ini Go-jek pun sudah harus memeras otak dan keringat untuk bisa mempertahankan dominasinya sebagai penguasa ojek online.

Selalu perusahan yang inovatiflah yang akhirnya menang. Inovatif kuncinya apa? ATM. Amati, Tiru, Modifikasi. Berbekal ATM itulah, saat ini banyak yang masuk ke ojek online, dan berangsur-angsur berubah menjadi red ocean.

Kita tunggu, apakah Go-Jek tetap inovatif sehingga bisa berkelit dari serangan-serangan pesaingnya dengan menciptakan ceruk komersial baru, sehingga bisa berkuasa dalam waktu yang lama.

Langganan dan Download Ebook tentang Motivasi dan Human Capital-- GRATIS

3 thoughts on “4 Langkah Menciptakan Blue Ocean Company

  1. Edward Rhidwan

    Kira-kira mas, kalau go-jek memperluas jangkauan wilayahnya misalnya membuka bisnis di kota-kota lain yang belum ada ojek onlinenya, apa bisa membantu go-jek meninggalkan pasar yang berdarah-darah ini di jakarta??

    Reply
  2. humancap Post author

    Semestinya bisa ya. Di kota-kota yang sudah cukup besar pasar ojek online ini terbuka. Terutama untuk konektivitas dengan moda antar kota, misalnya di kota2 berstasiun besar bisa dijajaki.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *